|
joko ismoyo
|
|
Senin, 02 Juni 2008 |
|
Sekedar Woro-woro,
. Untuk mempermudah dan juga untuk mengoptimalkan proyek pembuatan buku 30 tahun Sentraya Bhuana, berikut ini jadwal yang setidaknya dapat dijadikan patokan dan juga pijakan untuk melangkah step by step. Setelah mengetahui langkah-langkah tersebut, diharapkan rekan-rekan dapat memilah dan juga ikut bekerja sesuai dengan kemampuan. Agar semuanya dapat berjalan dan lebih optimal, diharapkan masukkannya Untuk mendapatkan jadwal, secara gratis, klik disini |
|
Agung Prasetio
|
|
Jumat, 16 Mei 2008 |
|
temans
aku coba untuk buat outline bukunya
dan masih perlu untuk ditambah atau dikurangi atau kalau perlu diganti agar bisa lebih baik
thank's
Agung Prasetio |
|
abu syahadah
|
|
Kamis, 01 Mei 2008 |
|
Kekerasan dalam Pendidikan Dasar calon anggota Sentraya Bhuana, masih perlukah? Anda tak usah tergesa menjawab, perlu atau tidak? Perlu diotopsi dulu, bagaimana organ Sentraya berdenyut menghidupi organisasinya. Asumsi sebagian dari anggota Sentraya, kekerasan dalam Diksar diyakini bermanfaat. Kekerasan diyakini bisa menjadi media untuk pendisiplinan dan penguatan fisik calon anggota. Alasannya, dua hal itu penting sebagai modal calon anggota yang akan berkegiatan di lingkungan hutan dan gunung yang keras. Asumsi lain, sekedar menunjukkan kepada khalayak bahwa untuk menjadi anggota Sentraya harus bermental kuat dengan tahan terhadap makian dan segala macam kerabatnya. Nah, di usia SB yang ke-30 ini, saya kira asumsi-asumsi itu bisa menjadi salah satu tema yang patut kita renungkan kembali. |
|
wicak
|
|
Jumat, 09 Mei 2008 |
Dulu sekali
waktu masih kuliah di Kentingan, salah satu event petualangan yang paling keren adalah Marlboro Adventure Team (MAT). Bener-bener keren sampai-sampai banyak merchandise yang dikoleksi oleh temen-temen. Sayangnya meski peluang untuk ikutan terbuka lebar bagi siapa saja, tetap saja kita gak bisa ikut andil. Pasalnya kualifikasi untuk event ini sepertinya hanya diperuntukan bagi petualang-petualang borju. Mahasiswa mana sih mempunyai kualifikasi bertualang dengan kuda, mobil fourwheel (4WD), ORAD, ultralight, dan pengalaman petualangan super mahal lainnya.Yah terpaksa deh kita-kita cuma bisa ngiler dan mengoleksi beberapa merchandisenya yang kebetulan memang cukup fungsional buat bertualang. Untungnya, setelah setahun mengadu nasib sebagai jurnalis di Jakarta, ada sedikit nasib baik yang berpihak padaku. Tanpa dinyana mediaku menerima undangan untuk mengirimkan jurnalisnya dalam sesi exhibition dari MAT. Kebetulan di kantorku yang notabene mengambil spesifikasi media bisnis tak ada jurnalis yang seneng bertualang, akhirnya aku deh yang ketiban pulung. Akhirnya kesampaian juga impianku untuk mencoba tantangan-tantangan yang dilombakan pada MAT. Meski sebelumnya belum pernah mencoba menunggang kuda, mengendarai ATV, mountain bike yang sebenernya, dan juga ultralight, eh
tanpa dinyana team MAT-media yang aku ikuti mampu menjadi runner up champion. Hehehe
ternyata bekal ilmu dari SB cukup mumpuni juga loh buat menjajal tantangan di kompetisi petualangan yang digelar orang-orang bule. |
|
<< Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>
|